An Integrative Approach of Islamic Ethics and Formal Academic Systems: Sustainable Strategies for Mitigating Student Academic Misconduct

Authors

  • Irwanto Institut Agama Islam Ma'arif Darul Fikri, Indramayu, Indonesia
  • Ucok Al Frediansa Universitas Pelita Bangsa, Bekasi, Indonesia
  • Yudiana Universitas Pelita Bangsa, Bekasi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61166/lpi.v2i2.116

Keywords:

Kecurangan Akademik, Etika Islam, Transcendental Self-Regulation

Abstract

Kecurangan akademik, seperti plagiarisme, contract cheating, pabrikasi data, hingga penyalahgunaan generative AI, masih menjadi tantangan sistemis di lingkungan perguruan tinggi. Pendekatan formal-prosedural dan yurisdiksi sanksi terbuka sering kali gagal menyentuh akar masalah akibat adanya desensitisasi moral dan atmosfer kampus yang permisif. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model mitigasi kecurangan akademik secara holistik melalui pengarusutamaan etika Islam (akhlaqiyyat al-ilm) sebagai fondasi transcendental self-regulation (regulasi diri transendental) mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi kepustakaan (literature review) dengan analisis isi tematik terhadap pemikiran Islam klasik (Al-Ghazali, Ibn Khaldun, Al-Zarnuji) serta regulasi sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi konsep amanah keilmuan dan akidah berfungsi sebagai sistem kontrol internal yang persisten bagi mahasiswa. Namun, efektivitas regulasi diri transendental ini membutuhkan ekosistem pendukung, yang meliputi keteladanan moral (uswah hasanah) dosen, penerapan restorative justice berbasis sanksi edukatif, serta optimalisasi teknologi penjaminan mutu digital seperti similarity checker dan Learning Management System (LMS). Rekomendasi penelitian ini mendorong rekonstruksi kode etik perguruan tinggi yang mengintegrasikan pendekatan aksiologis-spiritual ke dalam sistem formal kampus demi mewujudkan ekosistem ilmiah yang berintegritas.

References

Al-Ghazali, A. H. (2005). Ihya' Ulum al-Din (Vol. 1-4). Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Al-Zarnuji, B. d. (2007). Ta'lim al-Muta'allim Thariq al-Ta'allum. Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Anwar, M. (2024). Pengarusutamaan Etika Islam sebagai Kontrol Internal dalam Mitigasi Kecurangan Akademik di Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 45–58. https://doi.org/10.15575/jpi.v13i1.24512

Anwar, M., & Supriyanto, T. (2023). Internalisasi Konsep Amanah dalam Menekan Perilaku Plagiarisme Mahasiswa. Jurnal Integritas, 9(2), 112–125. https://doi.org/10.32678/integritas.v9i2.6789

Arifin, Z., & Hakim, L. (2024). Keteladanan Moral Dosen (Uswah Hasanah) dalam Pembentukan Habitus Ilmiah di Kampus. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 890–901. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i2.3456

Aslan. (2024). Adab al-Muta'allim: Konstruksi Etika Belajar dalam Tradisi Islam Klasik. Mulia Press.

Fadhillah, N., & Ningsih, R. (2022). Internalisasi Nilai-Nilai Islam Secara Holistik dalam Menumbuhkan Komitmen Moral Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Character, 12(2), 134–147. https://doi.org/10.21831/jpk.v12i2.4567

Fadli, A., Rahma, S., & Karim, M. (2023). Mandat Filosofis Pendidikan Tinggi: Menakar Urgensi Moralitas Ilmiah Mahasiswa. Jurnal Pemikiran Akademik, 11(3), 210–222. https://doi.org/10.22373/jpa.v11i3.8901

Fauzi, A. (2024). Tantangan Literasi Etika Siber dan Normalisasi Tindakan Salin-Tempel di Era Digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 33–45. https://doi.org/10.21009/jtp.v8i1.2345

Fauzi, A., & Handayani, S. (2024). Struktur Lembaga dan Pengondisian Nilai Profetik Keislaman di Lingkungan Perguruan Tinggi. Jurnal Akuntabilitas Pendidikan, 12(1), 76–89. https://doi.org/10.21831/jap.v12i1.6789

Fitriani, S., & Muzakki, A. (2026). Transcendental Self-Regulation: Membangun Benteng Moral Mahasiswa Berbasis Nilai Islam. Jurnal Kajian Keislaman, 15(1), 12–25. https://doi.org/10.15575/jki.v15i1.9012

Gunawan, I. (2023). Desensitisasi Moral: Mengapa Mahasiswa Menganggap Plagiarisme Sebatas Pelanggaran Teknis-Prosedural? Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(2), 154–166. https://doi.org/10.23887/jpp.v10i2.3456

Handayani, T. (2026). Penerapan Restorative Justice Berbasis Sanksi Edukatif pada Pelanggaran Etika Ilmiah Kampus. Jurnal Hukum dan Kebijakan Pendidikan, 14(1), 88–101. https://doi.org/10.31004/jhbp.v14i1.7890

Hasanah, U., & Wijaya, M. (2023). Metode Tinjauan Literatur Kualitatif dalam Rekonstruksi Epistemologi Pendidikan Islam. Jurnal Studi Kepustakaan, 5(2), 140–153. https://doi.org/10.24252/jsk.v5i2.1234

Hidayat, R., & Setiawan, B. (2023). Academic Overload dan Atmosfer Permisif sebagai Faktor Determinan Degradasi Etika Keilmuan. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 15(3), 301–314. https://doi.org/10.36706/jmpi.v15i3.5678

Hidayat, S., & Sulaiman, A. (2024). Optimalisasi Similarity Checker dan LMS dalam Proteksi Digital Karya Ilmiah Mahasiswa. Jurnal Edukasi Digital, 7(2), 115–128. https://doi.org/10.26858/jed.v7i2.9012

Huda, M., & Rofi'i, A. (2022). Dimensi Teologis dalam Pembinaan Etika: Memahami Nilai Amanah untuk Mencegah Praktik Plagiasi. Jurnal Studi Keislaman, 22(1), 67–80. https://doi.org/10.21580/jsk.v22i1.3456

Ibn Khaldun, A. r. (2015). Muqaddimah Ibn Khaldun. Dar Ya'rub.

Kurniawan, D., & Susanto, H. (2024). Fenomena Contract Cheating dan Pabrikasi Data di Lingkungan Perguruan Tinggi Indonesia. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 13(1), 44–57. https://doi.org/10.21831/jkp.v13i1.7890

Langgulung, H. (2003). Asas-Asas Pendidikan Islam. Pustaka Al-Husna Baru.

Lestari, P. (2025). Kerapuhan Personal dan Inkonsistensi Regulasi: Analisis Multivariat Kecurangan Akademik. Jurnal Administrasi Pendidikan, 18(1), 92–105. https://doi.org/10.17509/jap.v18i1.2345

Mahendra, R., & Saputra, A. (2024). Anomali Orisinalitas Intelektual akibat Penyalahgunaan Generative AI dalam Penulisan Ilmiah. Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi, 11(2), 202–215. https://doi.org/10.33369/jrti.v11i2.6789

Musrifah, F. (2024). Akhlaqiyyat al-Ilm: Konstruksi Tradisi Etika Keilmuan Klasik Menuju Ekosistem Kampus Modern. Jurnal Peradaban Islam, 20(1), 55–69. https://doi.org/10.24042/jpi.v20i1.1234

Nurhayati, S. (2023). Integrasi Nilai-Nilai Syariat dalam Kodifikasi Kode Etik Perguruan Tinggi Islam. Jurnal Hukum Islam, 21(2), 178–191. https://doi.org/10.28918/jhi.v21i2.5678

Prasetyo, B., & Wardani, K. (2024). Fear of Punishment vs Komitmen Kedirian: Menguji Efektivitas Kepatuhan Instrumental Mahasiswa. Jurnal Teori dan Praksis Pendidikan, 9(2), 210–223. https://doi.org/10.17977/jptp.v9i2.9012

Pratama, A., & Susanti, E. (2024). Panduan Analisis Isi Tematik Kualitatif untuk Kajian Filsafat dan Pendidikan Islam. Jurnal Metode Penelitian, 4(1), 22–35. https://doi.org/10.31942/jmp.v4i1.3456

Raharjo, S., & Nugroho, A. (2022). Spektrum Malapraktik Akademik dan Urgensi Penegakan Yurisdiksi Sanksi Terbuka. Jurnal Pengawasan Pendidikan, 10(3), 340–353. https://doi.org/10.26858/jpp.v10i3.7890

Rahman, A., Yusuf, M., & Kamal, R. (2022). Paradigma Teologis Ilmu dalam Pandangan Al-Ghazali dan Ibn Khaldun. Jurnal Filsafat Islam, 14(2), 123–136. https://doi.org/10.24014/jfi.v14i2.1234

Rahmawati, E. (2025). Arsitektur Sistem Formal Perguruan Tinggi dan Implementasi Pendekatan Aksiologis-Spiritual. Jurnal Mutu Pendidikan, 12(1), 99–112. https://doi.org/10.30997/jmp.v12i1.5678

Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Lembaran Negara RI Tahun 2012 Nomor 158. Jakarta: Sekretariat Negara.

Setiawan, I., Arifin, M., & Huda, N. (2025). Formulasi Pakta Integritas Terbuka dalam Menekan Prevalensi Kecurangan Ilmiah. Jurnal Tata Kelola Kampus, 7(1), 14–27. https://doi.org/10.22441/jtkc.v7i1.9012

Siregar, M., & Ramadhan, A. (2025). Eksistensi Uswah Hasanah Dosen dalam Membangun Iklim Akademik Rendah Plagiarisme. Jurnal Manajemen Kurikulum, 9(3), 412–425. https://doi.org/10.26858/jmk.v9i3.3456

Suryadi, D., & Lestari, T. (2025). Pengarusutamaan Akidah, Akhlak, dan Muamalah sebagai Kerangka Pendidikan Karakter Persisten. Jurnal Pendidikan Karakter Islami, 8(1), 56–70. https://doi.org/10.14421/jpki.v8i1.7890

Wijaya, K., & Saputra, R. (2025). Mengikis Budaya Permisif: Mengatasi Pelanggaran Etika Oknum Tenaga Pendidik dan Mahasiswa Pascasarjana. Jurnal Etika Publik, 11(2), 180–193. https://doi.org/10.22146/jep.v11i2.1234

Wulandari, T. (2026). Degradasi Intelektual Pasca-Kampus: Mengaitkan Kecurangan Akademik dengan Kegagalan Profesional. Jurnal Masa Depan Pendidikan, 15(1), 1–14. https://doi.org/10.30997/jmped.v15i1.5678

Zarkasyi, F. (2023). Amanah Transendental dalam Tradisi Keilmuan Islam. Darussalam Press.

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Irwanto, Al Frediansa, U., & Yudiana. (2026). An Integrative Approach of Islamic Ethics and Formal Academic Systems: Sustainable Strategies for Mitigating Student Academic Misconduct. Lentera Peradaban: Journal on Islamic Studies, 2(2), 215–227. https://doi.org/10.61166/lpi.v2i2.116

Issue

Section

Articles